Cerita

4 Alasan Kamu Harus Menyaksikan Langsung Perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh di Singkawang

Februari 23, 2019,0 Comments

Setiap tahun etnis Tionghoa Singkawang selalu merayakan festival budaya yang cukup menarik untuk disimak yaitu Imlek dan Cap Go Meh, dan tak terlewat tahun 2019 ini nah pesona Imlek dan Cap Go Meh cukup banyak menarik minat wisatawan baik itu mancanegara maupun wisatwan lokal, nah sebenarnya apa sih pesona dari Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang ini? Yuk kita bahas lebih lanjut.


Imlek atau yang lebih dikenal dengan Tahun Baru Imlek merupakan perayaan oleh etnis Tionghoa, dan perayaan tahun baru imlek ini selalu di mulai pada hari perttama bulan pertama di penanggalan Tionghoa, perayaan ini akan diselenggarakan hingga tanggal ke-15 dan ditutup dengan Festival Cap Go Meh, pada perayaan Tahun Baru Imlek biasanya dirayakan dengan sembahyang ke kelenteng untuk memanjatkan doa keselamatan dan keberkahan di tahun yang baru. 
Setelah itu kumpul dan makan bersama keluarga sudah menjadi kebiasaan, yang dilanjutkan dengan pembagian angpao dari yang sudah menikah ke yang belum menikah, nah di Singkawang sendiri etnis Tionghoanya masih melakukan hal tersebut untuk merayakan Tahun Baru Imlek, yang kemudian disusul dengan Cap Go Meh untuk menutup perayaan Tahun Baru Imlek.
Untuk Perayaan Cap Go Meh sendiri etnis Tionghoa singkawang biasanya membawa persembahan berupa kue keranjang dan melakukan sembahyang kue keranjang untuk mengucap syukur dan memohon keselamatan.
Lalu apa serunya Imlek dan Cap Go Myaksieh kalau cuma begitu saja perayaannya? Eits sabar dulu, berikut 4 alasan kenapa kamu harus menyaksikan Cap Go Meh dan Imlek di Singkawang, cekidooott :



Tarian Naga atau Liong merupakan puncak dari perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh, karena Naga merupakan simbol kebajikan bagi etnis Tionghoa Kota Singkawang, bahkan mereka percaya mahluk dari legenda ini mampu memberikan keberuntungan bagi mereka.


Tarian Naga merupakan tarian yang selalu dibawakan secara beramai-ramai yang akan memainkan belasan tongkat yang terdapat pada naga, tarian naga ini akan selalu mengikuti apa yang dilakukan oleh penari yang berposisi pada kepala Naga, tarian naga ini merupakan alasan kita untuk menyaksikan perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh, 
Tarian Naga sendiri tidak hanya dilakukan di suatu tempat saja namun juga dilakukan dengan berkeliling Kota Singkawang yang tentunya menambah semarak perayaan Cap Go Meh dan Tahun Baru Imlek.



Barongsai adalah tarian tradisional etnis Tionghoa yang sering dilaksanakan pada perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh, dengan kostum yang menyerupai singa yang berwarna-warni tentunya menjadi daya tarik tersendiri.


Tarian Barongsai merupakan tarian yang sangat populer dengan gerakan-gerakan akrobatis ditambah iringan dan dentuman alat musik tentunya sangat menarik untuk disaksikan, dan tak jarang kita akan bisa menyaksikan tarian Barongsai akan dilakukan dengan berkeliling kota Singkawang selama perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh.


Tatung merupakan atraksi utama yang akan selalu ada pada setiap perayaan Cap Go Meh, dan pada tahun 2019 kali ini sebanyak 1000 tatung memenuhi jalanan Kota Singkawang, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan tatung? Tatung adalah orang yang dirasuki oleh dewa, roh leluhur, atau kekuatan mistis, nah yang menarik dari pawai tatung ini adalah mereka melakukan pawai dengan kostum-kostum unik khas masa lalu etnis Tionghoa yang memiliki warna-warna cerah.


Namun tidak hanya sampai disitu para tatung juga akan melalukan atraksi-atraksi yang terkadang membuat kita bergidik, seperti duduk disingganasana yang banyak terdapat pisau dan pedang tajam, kemuudian menusukkan benda-benda tajam ke mulutnya, dan bahkan ada yang sengaja mengiris-iris tangannya dengan pedang dan besi, namun ajaibnya tidak ada satu orang tatung pun yang terluka atau mengeluarkan darah.


Selama melakukan atraksinya para tatung yang ikut pawai ini juga akan merasa kelaparan dan akan memakan buah, bunga, dan bahkan sampai menggigit leher ayam, namun tidak semua atraksi tatung ini membuat bulu kuduk berdiri karena ada juga tatung yang merupakan wanita cantik yang dirasuki oleh roh dewi Kwan Im yang duduk dengan anggunnya, nah pawai tatung di kota Singkawang ini tentunya mampu membuat wisatawan lokal dan mancanegera takjub dan geleng-geleng kepala.
Pawai tatung ini melambangkan pengusiran roh-roh jahat oleh tatung-tatung tersebut dari Kota Singkawang.




Selama perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh Kota Singkawang akan dihiasi berbagai pernak-pernik seperti lampion dan pohon Meihwa hampir diseluruh penjuru kota, dengan banyaknya ornamen tersebut menambah semarak dan indahnya Kota Singkawang selama perayaan Tahun Baru imlek dan Cap Go Meh.


Perayaan Tahun Baru Imlek dan Festival Cap Go Meh Singkawang saat ini sudah menjadi daya tarik utama serta Wisata Kota Singkawang, nah untuk kalian yang terlewat dalam menyaksikan perayaan Tahun Baru Imlek dan Festival Cap Go Meh Singkawang tahun 2019, kalian wajib untuk datang dan menyaksikan perayaan Tahun Baru Imlek dan Festival Cap Go Meh Singkawang tahun depan karena perayaan dan festival budaya ini sayang untuk dilewatkan.

Disclaimer


Tulisan ini diikutkan pada Lomba Blog GenPI Singkawang 
Momen Cap Go Meh 2019

You Might Also Like

0 komentar:

Silahkan berkomentar dengan bijak dan dilarang keras untuk mencaci maki, karena apa? disini kita mencari teman bukan mencari lawan maupun musuh.
Jangan lupa gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai ejaan yang disempurnakan, karena rasa bahasa kita tak sama jangan sampai menimbulkan perbedaan makna persepsi.