Lomba Blog

Oktober Bulan Bahagia Bagi Kota Pontianak

Oktober 29, 2018,0 Comments


Karena HUT Kota Pontianak Bertepatan pada Bulan Oktober

Bulan Oktober di setiap tahunnya menjadi bulan yang sangat penting bagi Kota Pontianak. Selama hampir sebulan penuh, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan budaya, perlombaan, pameran produk lokal serta banyak event yang dilakukan secara mandiri oleh masyarakat Pontianak. 
HUT Kota Pontianak 247
Ya, kemeriahan bulan Oktober di Pontianak ini tidak lain adalah untuk memperingati Hari Jadi / Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pontianak yang pada tahun 2016 ini menginjak usia 245 tahun. Nuansa dan euforia ulang tahun kota ini menjadikan suasana di berbagai sudut Pontianak menjadi lebih meriah dari bulan-bulan lainnya ditambah dengan banyaknya atribut seperti kembang manggar.

1. Kembang Manggar

Kembang Manggar
Kembang manggar yang lazim dikenal warga biasanya berbentuk seperti pohon kelapa, dimana pada bagian pelepah yang terbuat dari lidi, biasanya dihiasi kertas atau plastik warna warni, yang kemudian ditusukkan pada nanas ataupun batang pisang yang sudah dipotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Keberadaan Kembang manggar sendiri menurut tradisi adalah sebagai ungkapan kemeriahan dan ucapan selamat datang sekaligus dianggap menambahkan kemeriahan kepada suatu perayaan yang sedang berlangsung. Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke-244, manggar-manggar tersebut dipasang di sisi kanan dan kiri pintu masuk dan keluar halaman kantor atau tempat usaha masing-masing.

Saat ini, Pontianak juga telah berkembang sebagai kota yang mengedepankan inovasi dan keterlibatan warganya dalam pembangunan kota. Hal ini bisa dilihat dengan segala aktifitas warganya yang selalu menggunakan Telok belanga pada saat HUT Kota Pontianak setiap tahunnya.

2. Telok Belanga


Telok belanga dan baju kurong

Telok belanga adalah pakaian khas Pontianak khusus untuk laki-laki, dan Baju kurong adalah pakaian khas Pontianak khusus perempuan.baju kurong merupakan baju semacam terusan sebatas lutut dengan bahawannya biasanya menggunakan sarung tenun dari sambas dan sepasang selendang yang ditaruh di pundak. Sedangkan Telok Belanga terdiri dari baju lengan panjang terbuat dari bahan satin dengan motif polos dipadukan dengan celana panjang dan sarung yang dililitkan di pinggang dengan motif corak insang.

Untuk Kegiatan Budaya sendiri cukup banyak dilaksanakan seperti Kirab Budaya, Jepin Bersama, Dan Lain-Lain.

3. Kirab Budaya

Kirab Budaya adalah kegiatan memamerkan kebudayaan dari setiap suku bangsa yang ada di Kota Pontianak, Peserta yang ikut kegiatan ini terdiri dari 36 kelompok dari masyarakat adat, komunitas dan instansi swasta. Mereka membaur bersama merayakan pertambahan usia kota tercinta pada Oktober mendatang. Tak hanya dari Pontianak, peserta juga datang dari beberapa daerah lain di Kalimantan Barat. 
Kirab Budaya
Peserta menyiapkan aneka pertunjukan yang menarik perhatian penonton. Mulai dari busana daerah yang dikenakan, tarian, hingga kesenian lain yang menjadi bagian kekayaan Indonesia.
Kirab budaya juga menjadi cerminan bahwa Pontianak merupakan daerah majemuk yang dihuni berbagai macam suku bangsa.Seperti suku melayu, dayak, cina, jawa, batak dan masih banyak lainnya ikut berpartisipasi. Di sini masing-masing peserta ikut menampilkan khas budaya daerahnya.


4. Jepin Bersama

5000 orang menari Jepin massal usai upacara memperingati Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke-247 di halaman depan Kantor Wali Kota Pontianak dengan mengenakan pakaian khas Melayu yakni telok belanga bagi pria dan baju kurung bagi wanita. 
Jepin Bersama
Diiringi dengan lagu berjudul Kote Pontianak dan dipimpin oleh para penari, seluruh peserta yang terdiri dari pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, pelajar, organisasi masyarakat dan masyarakat umum mengikuti gerak tari Jepin khas Pontianak.
Dengan banyaknya kegiatan budaya yang diselenggarakan untuk menyambut HUT Kota Pontianak, semoga Kota Pontianak selalu jaya dan semakin berkembang pesat setiap tahunnya.

You Might Also Like

0 komentar:

Silahkan berkomentar dengan bijak dan dilarang keras untuk mencaci maki, karena apa? disini kita mencari teman bukan mencari lawan maupun musuh.
Jangan lupa gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai ejaan yang disempurnakan, karena rasa bahasa kita tak sama jangan sampai menimbulkan perbedaan makna persepsi.